Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 05:38 WIB
Jangan Lupa Besok Pakai Batik Ya...
M Suprihadi | Kamis, 1 Oktober 2009 | 17:17 WIB
|
Share:
KOMPAS/ENY PRIHTIYANI
Hasil karya batik tulis Dusun Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Bantul. Dusun Giriloyo mulai dikenal sebagai desa wisata. Para pelancong dapat menjelajah desa dan belajar membatik di sana.
Foto:

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Aurora Tambunan mengingatkan kepada semua warga Jakarta, baik pejabat dan pegawai negeri, karyawan swasta, maupun siapa saja yang tinggal atau beraktivitas di Jakarta, untuk mengenakan pakaian batik sehari saja, Jumat (2/10).

Imbauan untuk mengenakan batik itu dimaksudkan sebagai ungkapan kegembiraan dan kebanggaan bangsa Indonesia karena UNESCO pada hari itu akan mengukuhkan batik sebagai warisan budaya nonbenda (the world intangible cultural heritage) dari Indonesia.

Berkait dengan itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebelumnya sudah menginstruksikan kepada semua gubernur di seluruh Indonesia agar mengimbau warganya mengenakan batik pada tanggal 2 Oktober besok.

Di Jakarta, kata Aurora, Gubernur Fauzi Bowo sudah mengeluarkan seruan Nomor 9 Tahun 2009 tentang pemakaian baju batik pada tanggal tersebut.

Dikatakan Aurora, kepastian mengenai jadi-tidaknya batik ditetapkan sebagai warisan budaya nonbenda dari Indonesia itu memang baru akan dilakukan UNESCO dalam sidangnya di Abudhabi, Kamis pukul 16.00 waktu setempat atau sekitar pukul 20.00 WIB. Akan tetapi, dari informasi yang diperoleh, sudah hampir pasti penetapan itu akan dilakukan.

Seperti diberitakan, masyarakat Indonesia sempat marah-marah dan geram ketika mendapat informasi bahwa batik telah dipatenkan Malaysia. "Sekarang batik diakui oleh badan dunia sebagai warisan milik kita. Masa kita tidak bangga?" kata Aurora pada suatu kesempatan.