Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 05:31 WIB
Hanya "Diwawancara", Ayah Urwah Kecewa
Inggried Dwi Wedhaswary | Sabtu, 26 September 2009 | 14:19 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com Ismanto, Ayah Urwah alias Bagus Budi Pranoto, salah satu teroris yang tewas dalam penggerebekan di Solo, Jawa Tengah, kecewa tak bisa langsung melihat jenazah yang diidentifikasi sebagai putra kandungnya.

Melalui kuasa hukum keluarga, Endro Sudarso, diungkapkan bahwa keluarga belum bisa mengidentifikasi jenazah secara langsung. Alasannya, RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, masih perlu melakukan ante mortem. Kedatangan Ismanto bersama para kuasa hukum pun hanya untuk mencocokkan sejumlah data dan ciri-ciri fisik.

"Rencananya memang akan mengindentifikasi langsung, melihat jenazah langsung. Namun, RS masih perlu data ante mortem. Dengan demikian, keluarga belum bisa memulangkan jenazah," terang Endro di RS Polri Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (26/9).

Masih menurut Endro, Ismanto ditanya mengenai ciri fisik Urwah, misalnya mata, hidung, dan identitas secara administratif. Pihak RS masih membutuhkan waktu sekitar seminggu untuk memastikan data jenazah.

"Paling lambat katanya Senin depan (5 Oktober)," katanya.

Saat ditanya, apakah pihak keluarga yakin jenazah yang ditemukan bersama Noordin itu adalah Urwah, Endro enggan menjawabnya. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. "Selama belum melihat jenazah, ya kami belum yakin. Kalau ditanya kecewa, ya kecewa karena sudah jauh-jauh ke sini (Jakarta), ternyata cuma sebentar," ujar Endro.

Selain bersama Endro, Ismanto tampak ditemani adik sepupunya, Taufik Ahmad. Taufik mengatakan, sore ini, ia dan Ismanto akan langsung kembali ke Kudus, Jawa Tengah. Ismanto sendiri tak mengeluarkan sepatah kata pun. Ia menyerahkan segala keterangan kepada kuasa hukum keluarga.