Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 05:00 WIB
PKS Desak Penuntasan Audit Bank Century
| Rabu, 9 September 2009 | 13:23 WIB
|
Share:

KOMPAS/RIZA FATHONI
Staf Bank Century Senayan, Jakarta, melayani nasabah, Senin (31/8). Per Juli 2009, total aset Bank Century mencapai Rp 6,882 triliun lebih tinggi daripada posisi akhir Desember 2008 sebesar Rp 5,586 triliun.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mempercepat audit investigasinya atas kasus Bank Century. Dengan begitu ada kepastian hukum, dan masyarakat segera mendapat gambaran yang transparan, apakah benar pemberian bantuan likuiditas telah sesuai prosedur. Atau ada kepentingan politik di dalamnya.

“Audit investigasi BPK atas Bank Century sebaiknya dipercepat untuk memberi kepastian hukum,” kata Anis Matta yang diplot menjadi Wakil Ketua DPR RI periode 2009-2014 ini. Anis menyampaikan pandangannya dalam rilis yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu (9/9). 

Dalam penilaian Anis, bantuan likuiditas terhadap Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun telah menimbulkan berbagai spekulasi. “Ini bisa membingungkan masyarakat. Karena itu dengan dibukanya hasil audit bisa menjawab kebingungan masyarakat,” tegasnya.

Kasus Bank Century belakangan ini menjadi polemik setelah terkuak bantuan yang diberikan jauh lebih besar dari jumlah yang disetujui oleh DPR. Kasus ini juga menjadi polemic tersendiri antara Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menkeu Sri Mulyani.

Anis juga meminta semua pihak menahan diri  untuk memberi komentar, sebelum hasil audit tersebut diumumkan kepada publik. “Sebaliknya  kita berharap agar BPK tidak menutup-nutupi hasil audit, karena takut akan dampak politiknya. Dengan begitu proses politiknya lebih jelas dan adil,” tegasnya. (*)