Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 04:58 WIB
Ketua DPR dan DPRD Ditentukan SBY
| Senin, 7 September 2009 | 06:48 WIB
|
Share:
JAKARTA, KOMPAS.com Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat mengambil peran menentukan dalam pencalonan ketua DPR serta ketua DPRD tingkat provinsi.

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengemukakan hal itu ketika menyelenggarakan buka puasa bersama dengan pengurus dan kader Partai Demokrat di kediamannya di Cikeas, Bogor, Sabtu (5/9). Menurut SBY, perannya dalam penentuan unsur pimpinan dewan legislatif tersebut akan turut memperkuat jalannya pemerintahan yang ia pimpin lima tahun mendatang.
SBY mengatakan, pada dasarnya Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat berwenang penuh untuk menentukan siapa-siapa saja yang menjadi ketua DPR serta DPRD tingkat I dan II jika berdasarkan ketentuan UU jabatan pimpinan itu menjadi ”jatah” Partai Demokrat.

”Khusus untuk ketua DPRD tingkat provinsi, Ketua DPP mengonsultasikan ke saya selaku ketua dewan pembina. Ini penting karena pemerintahan daerah tingkat provinsi menurut UU terdiri dari gubernur dan DPRD dan saya kepala pemerintahan. Oleh karena itu, penting memastikan mereka bisa bekerja dengan baik,” ujar SBY.

Sementara itu, penentuan pimpinan dan keanggotaan anggota DPR dari Partai Demokrat dalam komisi-komisi dilimpahkan SBY kepada DPP sesuai kapasitas tiap-tiap anggota legislatif. Namun, posisi ketua fraksi Partai Demokrat di DPR dan ketua DPR akan diputuskan SBY.

”Ketua fraksi dan ketua DPR akan saya putuskan, tentu dengan berkonsultasi dan mendengar pandangan dari dewan pimpinan pusat,” ujarnya.

Menurut SBY, saat ini ia telah mendapat banyak masukan terkait nominasi pimpinan DPR dan DPRD provinsi.

Jangan lupa diri


Secara terpisah, pada acara buka puasa bersama tersebut, Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo mengingatkan agar kader Partai Demokrat tidak terlalu larut dalam kegembiraan karena sukses dalam pemilu anggota legislatif dan pemilu presiden sehingga menjadi takabur dan lupa diri.

Acara buka puasa ini juga dihadiri Wakil Presiden terpilih Boediono dan tim sukses pasangan SBY-Boediono dalam pilpres lalu. (DAY)
Sumber :
Kompas Cetak