Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 21:04 WIB
Nama 'Djehad' Sempat Ditolak di Jerman
Egidius Patnistik | Rabu, 2 September 2009 | 19:13 WIB
|
Share:

Shutterstock

BERLIN, KOMPAS.com - Pemakaian nama Djehad, dari kata Arab 'Jihad', sempat ditolak di Jerman. Namun sebuah pengadilan tinggi di Berlin memutuskan mengijinkan penggunaan nama itu.

Pengadilan itu, Selasa (2/9), mendukung putusan dua pengadilan yang lebih rendah yang menyetujui penggunaan nama 'Djehad', atau 'Jihad' yang berarti perang suci. Nama itu dikenal sebagai nama anak laki-laki di negara-negara berbahasa Arab.

Pihak berwenang di Jerman yang bertugas mendaftar kelahiran bayi telah menolak penggunaan nama itu. Mereka beralasan, penggunaan nama itu berbahaya karena punya asosiasi dengan kelompok teroris.

Namun pengadilan menyatakan, arti nama itu berakar pada kebutuhan untuk menyebarluaskan ajaran Islam, meskipun belakangan ini, terutama sejak 11 September 2001, kata itu dikaitkan dengan kelompok radikal Islam.

Hukum di Jerman membatasi orang tua dalam memberi anak mereka nama yang bisa ditafsirkan sebagai berbahaya.

Sumber :
AP