Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 01:41 WIB
Adhyaksa: Jadi Menteri Apa Pun Tidak Masalah
Wahyu Satriani Ari Wulan | Sabtu, 29 Agustus 2009 | 19:36 WIB
|
Share:

KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Menteri Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault saat membawakan puisi berjudul Seorang Ibu Palestina Melahirkan Anaknya karya Habiburrahman Saerozi dalam Malam Puisi Mengutuk Zionisme di halaman Kantor Radio Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (8/1).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault mengaku siap jika dipilih lagi menjadi Menteri dalam kabinet pemerintahan Presiden terpilih dan wakil presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono mendatang. Menurutnya, penunjukkan sebagai menteri merupakan amanah yang harus dijalankan sebaik-baiknya.

"Jadi menteri apa saja tidak masalah. Kalau tidak jadi juga tidak apa-apa. Itu kan amanah," kata Adhyaksa, seusai nonton bareng film 'Kata Maaf Terakhir', di Planet Hollywood, Jakarta, Sabtu (29/8).

Jika diberi mandat, Adhyaksa mengaku akan menjalankan dengan semaksimal mungkin. Dia juga berharap, dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik saat menjabat menjadi menteri, baik saat ini ataupun dalam pemerintahan mendatang. "Yang penting bisa khusnul khatimah," cetusnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Adhyaksa telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai calon legislatif terpilih kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kamis (27/8) lalu. Dia menyebut, alasan pengunduran diri itu karena ingin menyelesaikan masa baktinya sebagai Menpora yang masih tersisa sekitar 18 hari lagi.

Selain itu, Adhyaksa juga ingin memberikan generasi muda untuk menggantikan posisinya sebagai caleg terpilih. Adhyaksa akan digantikan caleg PKS dari Sulawesi Tengah yang mempunyai suara terbanyak nomor dua, yakni Akbar Zulfakar.