JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam menentukan susunan kabinet menteri, presiden terpilih, Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, menitikberatkan pada kualifikasi dan kapasitas seseorang. Seseorang tersebut bisa kaum profesional ataupun kader partai politik.
Sekretaris Jenderal PD Marzuki Alie mengaku tidak tahu-menahu soal kualifikasi yang ditetapkan oleh SBY. "Saya tidak tahu. Yang jelas, kualifikasi disusun berdasarkan persoalan yang dihadapi," ujar Marzuki, Senin (25/8) di Jakarta.
Politisi Partai Demokrat itu menegaskan, wewenang menentukan anggota kabinet menteri sepenuhnya hak prerogatif presiden. "Jangan diramaikan dengan pemberitaan di media. Pengalaman 2004, begitu nama yang diumumkan di media tidak terpilih, marahnya bisa sampai lima tahun," ujarnya.
Terkait namanya yang santer dikabarkan sebagai salah satu calon kuat ketua DPR, Marzuki enggan menanggapinya. "Lagi pula, Partai Demokrat tidak mencalonkan. Pencalonan ditentukan sepenuhnya ketua umum dan ketua dewan pembina," ujarnya.
