
JAKARTA, KOMPAS.com - Dari empat orang kader Partai Golkar yang disebut-sebut sebagai kandidat Wakil Ketua DPR periode 2009-2014 mendatang, yaitu Priyo Budi Santoso, Burhanuddin Napitupulu, Agus Gumiwang dan Airlangga Hartarto, dua calon paling kuat adalah Priyo dan Burhanuddin.
Priyo Budi Santoso saat ini adalah salah seorang Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR. Adapun Burhanuddin Napitupulu adalah salah seorang Ketua DPP Partai Golkar dan anggota DPR.
Demikian disebutkan oleh Ketua Departemen Komunikasi dan Perhubungan DPP Partai Golkar Bambang Susatyo, Kamis (20/8) petang, saat dikonfirmasi Kompas , terkait dengan manuver menjelang pelantikan anggota DPR/MPR pada 1 Oktober mendatang.
Menurut Bambang, rapat harian DPP Partai Golkar, yang dipimpin Ketua Umum DPP Partai Golkar Muhammad Jusuf Kalla, Rabu (19/8) malam di Posko Mangunsarkoro, belum bisa memutuskan kedua kandidat tersebut mengingat tidak seluruhnya anggota DPP Partai Golkar hadir.
Oleh sebab itu, tambah Bambang, keputusan akan diambil dalam rapat pleno DPP Partai Golkar dalam waktu satu atau dua minggu mendatang untuk memutuskannya. Saat ini, Kallla dan sebagian pengurus DPP Partai Golkar tengah umroh di Tanah Suci hingga Rabu (26/8) mendatang. "Biasanya, jika tidak ada musyawarah, kita langsung voting," kata Bambang.
Diakui Bambang, Priyo adalah sosok calon pimpinan DPR yang dielus-elus kubu calon Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Burhanuddin Napitupulu sosok calon Wakil Ketua DPR yang diusung kubu Kalla.
"Kita lihat saja nanti siapa yang terpilih. Keduanya punya peluang yang sama," lanjut Bambang.
Sementara, salah seorang anggota Dewan Penasehat Partai Golkar, yang juga Menteri Perindustrian Fahmi Idris, sulit menentukan menilai salah satunya. " Terus terang saja, karenya keduanya memiliki kemampuan politik dan pengalaman yang sama," katanya singkat.
Andi Mattalatta Ketua Munas
Lebih jauh, terkait hasil rapat harian DPP Partai Golkar, Bambang juga menyatakan, rapat telah memutuskan Ketua DPP Partai Golkar, yang juga Menteri Hukum dan HAM Andi Mattallata t elah ditunjuk sebagai ketuas panitia penyelenggara pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar di pekanbaru, Riau, 4-7 Oktober mendatang.
Andi Mattalatta akan dibantu oleh Tommy Fathomy sebagai ketua panitia dan Syamsul Muarif sebagai panitia pengarah Munas.