JAKARTA, KOMPAS.com - Ada sesuatu yang baru pada lokasi pidato kemenangan pasangan presiden-wakil presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, Kamis (20/8) malam di arena Pekan Raya Jakarta. Jika semasa kampanye Pemilu Presiden mereka selalu berkampanye pada ruang tertutup, kini, pada puncak kemenangannya, SBY-Boediono berkampanye di ruang terbuka.
Tidak tanggung-tanggung, Fox Indonesia, konsultan politik pasangan SBY-Boediono, menyulap lapangan di depan Hall D Pekan Raya Jakarta menjadi tempat kampanye yang bagus. Panggung berbentuk persegi yang menjadi tempat SBY-Boediono menyampaikan pidato kemenangannya dikelilingi oleh ribuan kursi berbentuk teater.
Di belakang panggung persegi tersebut, terdapat 22 bendera merah putih yang melambai-lambai tertiup angin. Di atas panggung persegi tersebut, terdapat puluhan lampu sorot beraneka warna yang menyinari panggung berkarpet biru tersebut.
Di pintu masuk lokasi acara, terpasang beberapa baliho berhiaskan wajah SBY-Boediono. Sementara itu, seribuan undangan yang hadir juga "dipersenjatai" dengan beragam alat peraga yang dapat digunakan untuk menyambut kedatangan SBY-Boediono, mulai dari spanduk, bendera, poster, balon, dan lainnya.
Seraya menunggu kehadiran SBY-Boediono, para undangan dapat menyaksikan video kampanye SBY-Boediono, atau membaca buku "Mengemban Mandat dan Amanat Rakyat" karya Hanan Soeharto. Walaupun nuasa berganti, unsur kemeriahan tetap lekat pada acara pidato kemenangan tersebut.
Beberapa undangan yang telah hadir adalah Ketua PKB Muhaimin Iskandar, Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Tidak ketinggalan, seluruh jajaran pengurus DPP Partai Demokrat.
