TANGERANG, KOMPAS.com — Warga Kompleks Garuda di Kampung Melayu, Teluk Naga, Tangerang, Banten, tak pernah menyangka Mohammad Syahrir menjadi buronan polisi terkait kasus bom Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton sebulan lalu. Syahrir dan keluarganya dikenal sebagai sosok ramah dan mudah bergaul.
"Biasa saja kok. Tidak mencurigakan. Istrinya juga. Dua minggu lalu juga ketemu di depan rumah. Dia sedang main ke rumah teman katanya. Dia juga bilang anaknya sudah bertambah dua menjadi enam," ujar Suprihatiningsih (50) ketika ditemui Kompas.com dan Persda di rumahnya, Tangerang, Rabu (19/8) sore.
"Mungkin sama kita tidak terlalu dekat, apa dia menganggap kita lain agama ya. Tapi dia tetap bisa membaur. Memang fanatik gitu kelihatannya. Istrinya itu berjilbab besar dan panjang, tapi tidak bercadar," lanjutnya.
Sementara itu, anak-anaknya sama seperti anak normal. Mereka tetap bermain dengan anak-anak tetangga lain, dan Syahrir serta istri tidak pernah melarang mereka bergaul.
