JAKARTA, KOMPAS.com - Momen Sidang Paripurna Khusus hari ini, Rabu (19/8), juga digunakan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk menyinggung masalah pencegahan dan pemberantasan aksi terorisme. Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita mengatakan upaya mengatasi aksi terorisme juga menjadi tugas masyarakat bersama dengan aparat keamanan mulai dari tingkat RT/RW.
Menurut Ginandjar, daerah dan elemen-elemen masyarakatnya harus dijadikan basis pertahanan terdepan dalam memerangi terorisme. "Upaya memerangi gerakan teroris harus tetap dilakukan dengan menciptakan sistem pencegahan teroris secara dini dengan memantapkan kendali berbasis lingkungan atau RT/RW," tutur Ginandjar.
Ginandjar mengatakan hal ini perlu dilakukan mengingat keamanan dan stabilitas dalam negeri merupakan faktor yang sangat menentukan iklim produktivitas dan kreasi untuk masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Ginandjar juga mengatakan DPD memberikan apresiasi kepada pemerintah, terutama jajaran kepolisian yang telah cepat bertindak dan berhasil melakukan operasi penegakan hukum terhadap para pelaku. "DPD juga menghargai langkah-langkah cepat yang dilakukan pemerintah untuk menanggulangi efek domino aksi teroris pada bidang ekonomi," tandas Ginandjar.

