Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 05:24 WIB
JK: Ketum Golkar Baru Harus Obyektif
Caroline Damanik | Rabu, 12 Agustus 2009 | 21:47 WIB
|
Share:

DHONI SETIAWAN
Ketua Umum Partai Golkar, Jusuf Kalla bersama Anggota Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie (kanan) menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) V di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (12/8). Dalam Rapimnas yang akan berlangsung hingga Kamis (13/8) akan menentukan waktu, tempat dan agenda yang akan dibahas dalam Musyawarah Nasional (Munas) mendatang.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Momen Rapimnas merupakan batu loncatan untuk menentukan masa depan Partai Golkar ke depannya, termasuk mempersiapkan Munas yang menjadi wadah pemilihan ketua umum yang baru. Oleh karena itu, Ketum Golkar Jusuf Kalla sempat menyinggung pimpinan baru seperti apa yang dibutuhkan Golkar. 

JK mengatakan, masa menjelang Munas tentu juga merupakan masa persiapan bagi para calon ketua umum Golkar. Dalam masa ini pula, JK mendorong setiap daerah dapat memilih orang terbaik. 

"Jadi, kita semua harus memilih sebaik-baiknya calon yang punya pandangan obyektif untuk bangsa dan partai. Saya yakin keputusan kita nanti adalah yang terbaik," tutur JK dalam pembukaan Rapimnas V di kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (12/8). 

JK mengatakan, proses Munas tentunya akan menjadi barometer untuk musyawarah daerah pasca-Munas, baik dari segi kriteria maupun tata cara pemilihan. Namun, di samping itu JK juga tetap mengingatkan agar seluruh kader tetap bersatu untuk kemajuan Golkar dan bangsa Indonesia.