Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 05:20 WIB
Korban Lumpur Lapindo Tolak Pencalonan Bakrie
Aris Prasetyo | Jumat, 7 Agustus 2009 | 15:31 WIB
|
Share:

SIDOARJO, KOMPAS.com --- Sekitar 50 korban lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur, berunjuk rasa di atas tanggul kolam penampungan lumpur, Jumat (7/8) pukul 14.00. Mereka menolak pencalonan Abu Rizal Bakrie sebagai Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar). Me reka khawatir, bila Bakrie terpilih, nasib warga korban lumpur akan terlunta-lunta.

"Bila Bakrie nanti terpilih sebagai Ketua Umum Golkar, kami khawatir ia akan menggunakan kekuatan politiknya demi mengamankan kepentingannya di Porong. Padahal, masih banyak persoalan ganti rugi korban lumpur yang belum terselesaikan hingga saat ini," ujar koordinator aksi tersebut, Legiman (41), di sela-sela unjuk rasa.

Menurut Legiman, alangkah baiknya bila Bakrie masih berkonsentrasi menuntaskan persoalan ganti rugi korban lumpur Lapindo terlebih dahulu ketimbang memikirkan politik. Apalagi, imbuh Legiman, Partai Golkar masih dominan di parlemen. Bisa saja Bakrie meman faatkan kepemimpinannnya sebagai Ketua Umum Partai Golkar untuk menghindar dari penyelesaian kasus lumpur Lapindo.

"Kami menuntut kepada semua pihak, terutama pengurus Partai Golkar untuk mempertimbangkan dan selanjutnya tidak memilih Bakrie menjadi calon Ketua Umum Golkar," kata Legiman.

Ketika puluhan polisi dari Kepolisian Resor Sidoarjo datang di lokasi unjuk rasa, puluhan pengunjuk rasa itu lantas membubarkan diri.