Koran Terbitan Makassar Panen Iklan Ucapan - Kompas.com

Koran Terbitan Makassar Panen Iklan Ucapan

Kompas.com - 05/08/2009, 10:58 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com — Surat kabar harian yang terbit di Makassar edisi Rabu 5 Agustus 2009 panen iklan ucapan duka cita atas meninggalnya salah seorang tokoh pendiri Partai Golkar, Kolonel (Purn) Jasin Limpo, di Makassar, Selasa.
     
Di salah satu koran memuat ucapan belangsungkawa dari Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Sri Mohd Najib Tun Abdul Razak dan istri, Datin Sri Rosma Mansyur, serta Menteri Pertahanan Malaysia, Dato’ Noh Hj Omar.           
     
Iklan duka cita tidak hanya ditujukan atas ayahanda Gubernur Sulsel, Dr Syahrul Yasin Limpo MSi MH, tetapi juga kepada ibunda anggota DPR RI Malkan Amin, Hj Soharia, yang di saat bersamaan meninggal dunia di Makassar pada hari yang sama.         
     
Lima koran terbitan Makassar dengan jumlah keseluruhan 144 halaman, 55 halaman di antaranya atau sekitar 38,20 persen dari jumlah halaman, memuat ucapan belasungkawa dari pejabat pemerintah, tokoh politik, pengusaha, tokoh masyarakat, dan berbagai kalangan lainnya di Sulsel.       
     
Surat kabar Ujungpandang Ekspres, misalnya, yang terbit 20 halaman memuat iklan belasungkawa di 13 halaman atau sekitar 65 persen dari keseluruhan halaman.
     
Harian Tribun Timur yang terbit 36 halaman, 17 halaman di antaranya atau 47,5 persen khusus untuk iklan ucapan dukacita.           
     
Sedangkan Harian Fajar yang terbit 40 halaman, memuat 13 halaman untuk iklan dukacita, serta Berita Kota Makassar (BKM) terbit 20 halaman dengan iklan dukacita 7 halaman.
     
Koran Sindo Sulawesi Selatan yang biasanya tebit 24 halaman, kali ini menambah empat halaman khusus untuk iklan duka cita. Koran ini memuat iklan duka cita lima halaman.
         
Selain itu, headline atau berita utama di media-media di Sulsel umumnya memuat tentang perjalanan hidup Jasin Limpo (almarhum). Jenazah Jasin Limpo dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Rabu.


Editor

Terkini Lainnya

Curi Motor Temannya Sendiri, Pelajar Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi

Curi Motor Temannya Sendiri, Pelajar Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi

Regional
Elektabilitas Jokowi Turun, PDI-P Akui Sektor Ekonomi Belum Optimal

Elektabilitas Jokowi Turun, PDI-P Akui Sektor Ekonomi Belum Optimal

Nasional
Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Regional
Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional

Close Ads X