Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 15:08 WIB
Menata Layout Kamar Mandi
| Senin, 3 Agustus 2009 | 16:25 WIB
|
Share:

KOMPAS.com - Membangun kamar mandi harus jeli. Denah dibutuhkan agar segala sesuatunya terancang pasti.  

Ruang keluarga dan kamar tidur dilengkapi dengan furnitur yang berdiri sendiri, sehingga memudahkan Anda untuk mengubah layout ruangnya. Hal semacam ini sangat sulit, atau bahkan tidak memungkinkan pada kamar mandi. Anda perlu mengupayakan segala sesuatunya tepat sejak awal. Yang selalu bisa dan mudah dilakukan adalah menambah aksesori baru jika Anda ingin memperbarui tampilan.

Untuk menjadikan sebuah kamar mandi yang nyaman sesuai kebutuhan, maka Anda perlu melakukan beberapa hal dasar yang biasa dilakukan oleh para profesional.  Langkah pertama adalah gambarkan denah tata ruangnya. Untuk ini Anda bisa menggunakan kertas grafik. Tentukan skalanya. Misalnya skala 2,5cm untuk mewakili ukuran 1m.

Pada kertas grafik itu, gambarkan denah ruang. Tandai semua fitur tetap, seperti pintu, jendela, atau ceruk. Setelah itu, tentukan lokasi perabot kamar mandi. Cobalah pasang perabotan yang ingin Anda sertakan pada posisi yang berbeda-beda hingga didapat efek yang Anda suka.

Saniter dan perabot kamar mandi dapat diatur sedemikian rupa sehingga diperoleh tata letak yang paling maksimal. Kelompokkan perabot berdasar area pada kamar mandi. Perabot barupa bak mandi atau shower bisa di satukan pada satu area. Kloset pada satu area khusus, dan wastafel serta area penyimpanan pada satu area lainnya.

Untuk penempatan bak mandi, jangan selalu berpikir untuk menempatkannya mandi pada area dinding yang terpanjang. Area dinding yang lebih pendek mungkin saja sesuai sebagai area bak mandi. Posisi bagus lainnya untuk bak mandi (bath tub) adalah di dekat dinding yang memiliki jendela, atau pada area di bawah plafon yang miring.

Kalau di kamar mandi terdapat ceruk, maksimalkan penggunaannya. WC atau wastafel dapat diposisikan di ceruk. Space di atasnya bisa dipasangi rak handuk atau perlengkapan kamar mandi lain.

Walau kamar mandi relatif banyak terkena air sehingga cenderung lembap, pada kamar mandi dapat ditempatkan satu atau dua furnitur.  Untuk itu dapat dipilih furnitur dengan bentuk yang ramping, yang dapat menampung perkakas saniter dan perlengkapan lainnya.

Unit yang menjulang dari lantai hingga plafon, yang menyertakan dua panel rak terbuka, memberi solusi yang manis dan stylish. Pilihan lainnya, buatlah kabinet untuk mewadahi barang-barang pribadi. Wastafel memerlukan lemari yang bisa dimanfaatkan untuk mewadahi barang-barang rias. (www.ideaonline.co.id /Tatang)

Sumber :
iDEA