Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 05:19 WIB
PDI-P: RAPBN 2010 Sudah Pro Rakyat
Caroline Damanik | Senin, 3 Agustus 2009 | 12:24 WIB
|
Share:

LIN
Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperppu) PDI-P, Taufik Kiemas, usai Rapat Paripurna Luar Biasa MPR/DPR RI, Senin (3/8). Suami Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri ini memuji RAPBN 2010 yang disampaikan oleh Presiden SBY dalam pidatonya.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDI-P Taufik Kiemas menilai Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2010 yang dibacakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Rapat Paripurna Luar Biasa MPR/DPR RI, Senin (3/8), sudah sejalan dengan semangat PDI-P yang pro rakyat.

"Menurut saya, pro rakyat, kira-kira pidatonya hampir-hampir kena jugalah. Koreksi kita kan juga diterima. Itu sudah mengacu pada Pasal 33 UUD 1945," tutur Taufik seusai paripurna.

Menurut dia, data kuantitatif yang disampaikan SBY dalam pidato sudah sejalan pula dengan data-data yang dimiliki oleh PDI-P. Jadi, tak ada keberatan yang signifikan dari PDI-P. Kebutuhan akan bantuan langsung tunai (BLT) dan subsidi untuk rakyat miskin dipastikan makin meningkat.

Namun, Taufik mengatakan, PDI-P siap mengawal pelaksanaan APBN 2010 nantinya, apakah pro rakyat atau tidak. "Jika tidak, itu yang kita lawan," tandas dia.