KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
AS-Indonesia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Pendidikan
Laporan wartawan KOMPAS.com Hindra
Kamis, 30 Juli 2009 | 18:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat sepakat akan meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan dalam bentuk kerja sama bilateral. Sebagai langkah awal, sebanyak 33 delegasi akademisi AS melakukan kunjungan ke Indonesia dari tanggal 26 Juli-1 Agustus 2009 untuk melakukan dialog dengan petinggi universitas di Jakarta dan Yogyakarta.

Presiden Iowa State University Dr Gregory L Geoffroy mengatakan, pihaknya hendak meningkatkan jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di negara Paman Sam tersebut. Dalam kunjungan singkatnya ke Indonesia, Geoffroy, salah satu anggota delegasi, mengatakan menemukan beberapa kendala dalam mewujudkan hal tersebut.

"Banyak siswa Indonesia yang belum mengetahui adanya kesempatan belajar di AS. Mereka juga kurang memahami tatacara mengajukan beasiswa. Padahal, banyak sekali beasiswa yang ditawarkan universitas-universitas di AS," ujar Geoffroy pada diskusi mengenai perluasan kerja sama bilateral di bidang pendidikan melalui kemitraan yang komprehensif, Kamis (30/7) di Jakarta.

Sementara itu, Direktur Asian Law Center, University of Washington, Veronica Taylor mengatakan, universitas AS dan Indonesia dapat melakukan kerja sama di berbagai area pendidikan. "Universitas di Indonesia dapat belajar mengenai sains dan teknologi, dan universitas di AS dapat belajar mengenai pertanian, perubahan iklim, dan lainnya," kata Taylor.

Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan, yang turut menjadi salah satu panelis pada diskusi tersebut, mengatakan, kerja sama tersebut dapat mendorong pengelola universitas di Indonesia untuk lebih meningkatkan kualitas manajemen universitas.

Terkait area pendidikan, Anies mengatakan, universitas di AS juga dapat belajar mengenai kehutanan dan biologi kelautan di universitas di Indonesia. "Kerja sama ini akan menguntungkan kedua belah pihak," ujar Anies.

Ditambahkan Anies, saat ini banyak universitas di Indonesia yang berkeinginan menjadi universitas berkelas dunia. Maka itu, sebagai salah satu usaha mewujudkannya, pengelola universitas harus mampu mendatangkan banyak profesor asing untuk datang dan mengajar di kampus tersebut. "Pengelola universitas juga harus mampu menarik lebih banyak lagi siswa asing," tambahnya.

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.