Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 05:17 WIB
Arina: Ade Selalu Bilang Rindu dan Ingin Kumpul Keluarga
Hindra | Rabu, 29 Juli 2009 | 20:28 WIB
|
Share:

KOMPAS/AGUS SUSANTO
Rekaman video berisi seorang teroris dengan mengenakan topeng dan berlogat Melayu yang diduga Noordin M Top, saat ditayangkan dan disaksikan sejumlah kiai dan ulama dari Jawa Timur di kediaman Wapres Jusuf Kalla, pada 16 November 2005.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Benar tidaknya Ade Abdul Halim, suami Arina, adalah Noordin M Top mestinya tidak hanya didasarkan pada kemiripan foto, tetapi harus dibuktikan dengan uji DNA. Karena itu, pengacara Tim Pembela Muslim Asludin Hatjani meminta masyarakat tak berspekulasi soal jati diri suami Arina itu.

Dikatakan Asludin, Rabu (29/7) di Jakarta, kepada polisi Arina memang mengakui bahwa wajah suaminya, Ade Abdul Halim, memang mirip dengan foto Noordin M Top.

Lalu siapa sebenarnya Ade? Menurut Asludin, dalam pemeriksaan selama seminggu polisi memang terus berusaha mengorek keterangan mengenai jati diri Ade Abdul Halim itu.

"Arina menjelaskan, suaminya seperti layaknya suami lainnya. Dia mebantu memasak, memandikan anak, dan lainnya," kata Asludin.

Mengenai pekerjaannya, Ade mengaku bekerja sebagai humas di sebuah pondok pesantren di Makassar. Ade, menurut Arina, kerap bepergian ke luar kota selama sebulan hingga setengah tahun.

Selama bepergian, selayaknya pasangan lainnya, mereka melakukan komunikasi surat-menyurat yang dititipkan lewat Bahridin, ayah Arina. Melalui surat-surat tersebut, Ade memadu rindu.

"Ade selalu menyatakan rindu, ingin kumpul bersama keluarga, dan menyampaikan nasihat agar sabar dan selalu shalat," tambahnya.

Terkait ditemukannya bom di belakang rumahnya di Cilacap, Asludin mengatakan, Arina tidak tahu-menahu. "Arina malah merasa aneh. Tapi dia tidak tahu bagaimana bom tersebut bisa ditanam di belakang rumahnya," kata Asludin.