Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 05:11 WIB
Alwi Shihab: Wajar kalau SBY Marah
Wahyu Satriani Ari Wulan | Jumat, 17 Juli 2009 | 19:51 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Utusan Khusus Presiden untuk Negara-negara Timur Tengah, Alwi Shihab, menyayangkan insiden peledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton. Ia menegaskan, dunia mengutuk keras atas insiden ini.

"Dunia mengutuk aksi teror terjadi di mana-mana. Kita sangat sayangkan. Saya rasa wajar kalau Presiden marah dan mengutuk dengan keras kejadian ini," tutur Alwi Shihab ketika ditemui di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC), Jakarta, Jumat (17/7).

Menurutnya, selama ini Indonesia dipuji sebagai negara yang aman dan jauh dari aksi teror. Namun, hal ini dicederai oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab.

"Orang-orang tidak bertanggung jawab mencederai image, nama harum yang dibangun 5 tahun terakhir. Tentu terganggu atas aksi ini, dengan tangan-tangan kotor, yang tidak tanggung jawab," ujarnya.

Ketika ditanya apakah insiden ini ada hibungannya dengan Jamaah Islamiyah, Alwi mengaku belum bisa memastikannya.

Alwi juga menegaskan bahwa insiden ini tidak akan memengaruhi hubungan Indonesia dan Timur Tengah. "Teror global ada di mana-mana. Tetapi di Indonesia tahu, itu bisa diredam. Aparat dalam hal ini cukup tanggap. Tetapi ini disayangkan," tuturnya.

Alwi tiba di RS MMC sekitar pukul 18.30. Menurutnya, kedatangannya ke MMC tidak ada kaitannya dengan korban ledakan bom pagi ini. "Hanya mau menjenguk saudara," pungkasnya.