Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 06:41 WIB
PMI Kerahkan 42 Petugas Medis untuk Membantu Korban
Benny N. Joewono | Jumat, 17 Juli 2009 | 14:32 WIB
|
Share:

ani
Sebayak 38 korban ledakan bom di mega kuningan dibawa ke rumah sakit mmc, kuningan jakarta. Rumah sakit ini mendapat tambahan tim dokter untuk merawat korban-korban yang ada. Tim dokter tengah berkoordinasi di lobi rumah sakit, Jakarta, Jumat (17/7)

JAKARTA, KOMPAS.com — Palang Merah Indonesia (PMI) mengerahkan 42 petugas medis ke rumah sakit yang menampung dan merawat para korban ledakan di JW Marriott dan di Ritz-Carlton di Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Selain itu, tujuh ambulans telah dikerahkan ke lokasi ledakan untuk mengevakuasi para korban. Demikian dikatakan Kepala Divisi Komunikasi Palang Merah Indonesia (PMI) Aswi Reksaningtyas, di Jakarta, Jumat (17/7), terkait bantuan PMI dalam menangani korban ledakan.

"Sejak pagi, kami telah mengerahkan tujuh mobil ambulans ke lokasi-lokasi ledakan dan 42 tenaga medis sudah kami sebar ke rumah sakit-rumah sakit untuk membantu para korban," kata Reksaningtyas.

Dia menambahkan, ada juga dua tim yang sudah dikirim ke rumah sakit untuk melakukan pendataan terhadap korban, baik yang meninggal dunia, maupun luka-luka. "Kami mengerahkan seluruh armada dan tenaga medis untuk memberikan bantuan optimal kepada para korban," katanya.

Namun, dia belum menerima laporan lengkap tentang jumlah korban, baik yang meninggal, maupun yang luka-luka dalam ledakan yang terjadi pada Jumat pagi. "Kami tidak ingin mengeluarkan data-data mengenai korban secara terburu-buru. Kami masih menunggu laporan tim yang sedang melakukan pendataan di lapangan," katanya.

Sumber :
Ant