Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 05:09 WIB
Presiden: Pemboman Dilakukan Kaum Teroris
Wisnu Nugroho A | Jumat, 17 Juli 2009 | 14:28 WIB
|
Share:

KOMPAS.com/Kristianto Purnomo
Seorang warga negara asing melintas di depan lokasi ledakan bom di Hotel Ritz Carlton, kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/7). Ledakan yang terjadi di dua hotel yaitu Hotel JW Mariott dan Hotel Ritz Carlton mengakibatkan sedikitnya 6 orang meninggal dan 16 luka-luka.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan bahwa ledakan yang terjadi di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (17/7), merupakan pemboman yang dilakukan oleh jaringan teroris.

"Hari ini adalah titik hitam dalam sejarah kita.... Pemboman dilakukan oleh kaum teroris. Aksi terorisme ini dilakukan oleh jaringan teroris meskipun belum tentu kelompok yang dikenal selama ini," kata Presiden dalam pernyataan kenegaraan yang disampaikan di Kantor Presiden, Kompleks Istana Jakarta, Jumat.

Presiden terlihat penuh emosi saat menyampaikan pernyataan ini. Terlihat beberapa kali Presiden menghela napas dan memberikan tekanan pada kalimat-kalimatnya. Menurut Presiden, peristiwa ini berdampak besar bagi Indonesia yang dalam lima tahun ini berada dalam kondisi stabil, baik politik maupun keamanan. Indonesia yang tengah tumbuh baik dari sisi ekonomi, politik, dan citra internasional, seperti diempaskan kembali ke belakang dengan peristiwa ini.

"Kejadian ini yang sangat merusak keamanan dan kedamaian di negeri ini juga terjadi ketika rakyat sungguh menginginkan suasana yang aman, tenang, dan damai, dan justru rakyat juga ingin agar kita segera bersatu membangun kembali negara kita untuk kepentingan rakyat Indonesia," ucap Presiden.