KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Elite Parpol Non-"Threshold" Bukan Orang Bodoh
Senin, 13 Juli 2009 | 21:45 WIB
KOMPAS/AGUS SUSANTO

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPP Partai Persatuan Daerah Ratna EL Tobing mengatakan, para pucuk pimpinan partai politik yang tidak lolos parliamentary threshold bukanlah orang-orang bodoh dan tidak memiliki kapasitas dan kapabilitas dalam memimpin.

Hal ini disampaikan Ratna menanggapi pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Achmad Mubarok yang mengatakan bahwa para calon menteri bukan berasal dari parpol yang tidak mendapat kursi di DPR.

"Para pimpinan parpol non-threshold bukan orang-orang bodoh. Orang-orang di lingkaran Pak SBY boleh saja berbicara seperti itu, tapi pemilihan menteri merupakan hak prerogatif presiden," ujar Ratna, Senin (13/7) malam ketika dihubungi Kompas.com.

Ratna melanjutkan, "Saya yakin beliau akan memilih secara jernih tentang calon menteri yang memiliki kapabilitas dan kompetensi. Kemampuan pemimpin partai non-threshold juga tidak dapat diragukan."

Ratna menambahkan, elite PPD, parpol terakhir yang menyatakan diri bergabung ke kubu SBY-Boediono, tidak pernah meminta jabatan tertentu kepada SBY. "Pos menteri adalah tugas dan amanah. Tanpa menjadi menteri pun, kami tetap dapat memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara. Jadi, tidak ada bargaining seperti itu," tambahnya.

"PPD siap jika tidak mendapat kursi menteri. Kami iklas," imbuh Ratna. Secara keseluruhan, terdapat 24 parpol yang menyatakan diri mendukung pasangan capres-cawapres SBY-Boediono.

Penulis: HIN   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.