JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengemukakan, untuk pemberantasan korupsi, yang paling tepat di antara langkah lain adalah mencegah korupsi. Pencegahan itu dapat dilakukan dengan reformasi birokrasi, sosialisasi, pendidikan, dan jangan menjebak.
"Yang paling tepat mencegah korupsi. Setelah korupsi terjadi, tidak semudah itu mengembalikan (hasil korupsi). Cara mencegah korupsi adalah reformasi birokrasi, sosialisasi, pendidikan. Jangan menjebak," ujar Presiden dalam rapat koordinasi pemberantasan korupsi di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (13/7).
Langkah berikutnya pemberantasan korupsi adalah mengejar terus para koruptor dan aset yang dilarikannya sampai manapun. Untuk korupsi yang tengah berjalan, langkah pemberantasannya juga harus terus dilakukan. "Itu misi mulia. Dan yang paling mulia adalah cegah, cegah, cegah!" ujar Presiden.
