SURABAYA, KOMPAS.com — Kendati penghitungan suara belum rampung, tim pemenangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo dan tim sukses Jusuf Kalla-Wiranto di Jawa Timur mengakui keunggulan pasangan calon presiden dan wakil presiden Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.
Fungsionaris Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Bambang Suhartono, Jumat (10/7) di Surabaya, mengatakan, tim pemenangan Mega-Pro Jatim baru menghitung separuh suara. Dari hasil sementara, pasangan Mega-Pro mendapatkan suara sekitar 27 persen.
Bila pasangan Mega-Pro tidak lolos ke putaran kedua dan tidak menang dalam Pemilu Presiden 2009, kata Bambang, PDI-P Jatim akan mengusulkan agar PDI-P kembali menjadi partai oposisi.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI-P Surabaya Wisnu Sakti Buana menyebutkan, perolehan Mega Pro di Surabaya berkisar 30 persen, sedangkan SBY-Boediono 60 persen dan JK-Wiranto 10 persen.
Gatot Sujito, Ketua tim pemenangan JK-Wiranto Jatim, juga mengakui pasangan calon presiden-wakil presiden yang diusungnya masih menempati posisi nomor tiga di Jatim.
Berdasarkan penghitungannya, JK-Wiranto mendapat suara 10-11 persen di wilayah tapal kuda, pantura, dan Madura, sedangkan di kawasan Mataraman sekitar 9 persen. Angka ini di bawah modal dasar perolehan suara Partai Golkar dan Partai Hanura di Jatim yakni 13,1 persen.
