Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 04:14 WIB
SBY Jamin Pemerintahan Tetap Efektif
Hindra | Rabu, 8 Juli 2009 | 20:49 WIB
|
Share:

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Capres Susilo Bambang Yudhoyono saat berbicara dalam debat capres ketiga di Balai Sarbini Jakarta, Kamis (2/7).

TERKAIT:

BOGOR, KOMPAS.com - Calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sekaligus presiden RI kembali menjamin, kendati bersaing dengan capres M Jusuf Kalla, yang juga wakil presiden RI, pemerintahan SBY-JK akan tetap berjalan hingga akhir masa bakti pada tanggal 20 Oktober mendatang. "Kami akan menuntaskan program-program, termasuk rancangan undang-undang kerja sama DPR dan pemerintah. Jadi, Insya Allah, dalam waktu dekat, kami akan berkomunikasi kembali," ujar SBY kepada para wartawan, Rabu (8/7) di kediamannya di Puri Cikeas Indah, Bogor.

Menjamin pemerintahan tetap berjalan, kata SBY, merupakan kontrak politik antara dirinya dan wapres JK. "Ini adalah amanat dari rakyat," tambahnya.

SBY menambahkan, hari ini dirinya tetap melaksanakan tugasnya sebagai presiden, seperti memantau jalannya Pemilu Presiden 2009. Ketua dewan pembina Partai Demokrat ini mengaku berkomunikasi dengan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, Mendagri Mardiyanto, dan Menko Polhukam Widodo AS guna mendapatkan perkembangan terakhir terkait situasi pilpres.

Menurut SBY, salah satu tugas besarnya sebagai presiden saat ini adalah membuktikan kepada rakyat Indonesia dan dunia bahwa pilpres berjalan dengan damai dan sesuai dengan yang dikehendaki rakyat. Terkait adanya kritikan tentang pilpres yang disinyalir tidak transparan, SBY meminta penyebar isu tersebut agar berhati-hati mengeluarkan pendapat. "Pilpres berjalan demokratis dan transparan. Di setiap TPS ada pengamat, pengawas, dan lainnya. Jika ada masalah, silakan menempuh jalur hukum yang berlaku," ujarnya.