Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 04:14 WIB
SBY: Kemitraan dengan JK-Mega Terbuka
Hindra | Rabu, 8 Juli 2009 | 20:36 WIB
|
Share:

KOMPAS.com/Kristianto Purnomo
Putra kedua Susilo Bambang Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono, calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan istri Ani Yudhoyono serta menantu Annisa Pohan (kiri ke kanan) menggunakan hak suaranya pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di TPS 03 Desa Nagrak, Gunung Putri, Bogor, Rabu (8/7). Hari ini warga negara Indonesia yang telah memenuhi persyaratan menggunakan hak suaranya untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden periode 2009-2014.

TERKAIT:

BOGOR, KOMPAS.com — Calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, jika benar terpilih menjadi presiden RI, dirinya terbuka akan kemitraan dengan capres Megawati Soekarnoputri dan M Jusuf Kalla. Kendati demikian, SBY, yang juga menjabat sebagai Presiden incumbent, merasa terlalu dini membicarakan lebih lanjut terkait bentuk kemitraan tersebut. "Biar mengalir dulu apa adanya," ujar SBY kepada para wartawan, Rabu (8/7) malam di kediamannya di Puri Cikeas Indah, Bogor.

Apakah kandidat lain sudah ada yang memberikan ucapan selamat kepada Pak SBY? "Belum ada. Tapi hari ini hari pertama, dan baru quick count. Walau belum ada komunikasi, saya yakin kita semua memiliki pikiran positif yang sama," ujarnya.

Menurut SBY, saat ini masing-masing kandidat membutuhkan waktu untuk menata hati kembali. SBY pun menceritakan pengalaman ketika dirinya gagal menjadi wakil presiden mendampingi Megawati. "Saya memerlukan waktu hingga lima jam untuk menata hati," ujarnya.