JAKARTA, KOMPAS.com- Calon presiden Jusuf Kalla tampak kelelahan seharian ini, Rabu (8/7). Beberapa jam setelah hitung cepat (quick count) mulai berjalan tadi siang, pria yang masih menjabat sebagai Wakil Presiden RI ini mulai dimintai keterangannya oleh media elektronik yang menggelar siaran langsung dari kediamannya di kawasan Menteng.
Sekitar pukul 15.35, JK keluar dari kediamannya di Jl Diponegoro No 2. Sampai di taman, JK berhenti untuk memberikan keterangan kepada salah satu televisi swasta yang sedang live sambil berdiri. JK menjelaskan sikapnya terhadap hasil quick count yang menunjukkan posisinya di peringkat terbawah setelah SBY-Boediono dan Mega-Prabowo.
Setelah itu, JK dihadang oleh puluhan wartawan yang langsung "membentuk barisan rapat" di depannya. JK harus menjelaskan hal yang sama untuk memuaskan keingintahuan para jurnalis. "Sudah ya, sudah.." ujar JK sambil melangkah ke Posko Mangunsarkoro yang tepat berada di sebelah rumahnya.
Di Posko yang didominasi tenda putih ini, JK ternyata akan menghadiri live salah satu stasiun televisi lainnya. Untungnya, duduk. Tapi, masih harus meladeni pertanyaan yang sama tentang kekalahan sementara bersama pasangannya Wiranto.
Setelah beberapa menit mengobrol secara live, JK harus berpindah tempat ke sisi yang berseberangan untuk kembali meladeni siaran langsung dua stasiun televisi lainnya. Sambil berjalan, JK menyempatkan diri mengamati hasil quick count sejumlah lembaga survei yang ditayangkan di lima layar televisi yang ada di Posko.
Tentu saja, JK masih menjadi 'sasaran empuk'. Berbagai pertanyaan mengenai sikap dan responnya mengenai hasil quick count masih dilayangkan kepadanya. JK hanya menjawab seperlunya. "Saya agak capek hari ini," ujarnya mengakhiri sambil berjalan menuju sisi lain untuk siaran langsung stasiun televisi lain.
Raut wajah JK sempat berubah ketika salah satu stasiun televisi tidak segera menunjukkan sinyal mulai. Apalagi ketika diminta untuk wawancara langsung secara maraton. "Tidak seperti biasanya," ujar salah satu jurnalis online yang biasa mengikuti aktivitas JK.
Berdasarkan hasil quick count, pasangan JK-Wiranto menduduki peringkat terakhir dengan perolehan suara rata-rata 12-13 persen. JK mengaku menghargai semua hasil quick count. Namun, dirinya tetap akan menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menentukan langkah selanjutnya.
Ketika ditanyakan soal rencananya ke depan jika kalah dalam Pilpres, JK kembali mengulangi jawabannya dalam Debat Capres terakhir beberapa waktu lalu. "Saya siap pulang kampung kalau memang kalah," tutur JK.
