JAKARTA, KOMPAS.com — Calon presiden Jusuf Kalla mengaku menghargai setiap hasil quick count yang dilakukan oleh lembaga survei dan sebuah stasiun televisi. Namun, JK mengatakan akan tetap menunggu hasil penghitungan suara resmi yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memantapkan keyakinannya.
JK memberikan penghargaan terhadap hasil-hasil quick count meski menempatkannya di posisi kedua atau ketiga. JK menilai hasil quick count bukanlah hasil keseluruhan karena hanya mengambil setengah persen dari tempat pemungutan suara (TPS) sebagai sampling.
"Namun secara akademis, berdasarkan hal lalu memiliki indikator mendekati hasil, tapi kita tunggu hasil resmi dari KPU dan tentu mengeceknya kembali," ujar JK ketika ditemui di kediamannya di Jl Diponegoro No 2 Jakarta Pusat, Rabu (8/7).
Mengenai indikasi kecurangan, JK mengatakan belum melihat hubungannya dengan hasil quick count. Namun, berdasarkan laporan saksi di lapangan, JK mengatakan, para saksi masih menganggap hasil quick count belum sesuai dengan kondisi di lapangan.
"Sejauh ini di daerah masih positif, masih menganggap hasil quick count tidak sesuai di lapangan," lanjut JK. Lantas, apakah masih optimistis menang Pak JK? "Tentu kita masih punya data berbeda. Tapi tetap tunggu hasil KPU," tandas JK.
