Idris (64), pasien penyakit prostat memasukkan kertas suara ke dalam plastik yang dibawa oleh petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS) 06, Cideng, di Rumah Sakit Daerah Tarakan, Jakarta Pusat, Rabu (8/7). Sebanyak 58 pasien dan perawat melakukan pencontrengan pada Pilpres 2009.
KOMPAS IMAGES/Dhoni Setiawan
Seorang pasien rawat inap tengah melakukan pencontrengan dengan ditunggui oleh petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS) 06 Cideng di Rumah Sakit Daerah Tarakan, Jakarta Pusat, Rabu (8/7). Sebanyak 58 pasien dan perawat terpaksa melakukan pencontrengan dengan fasilitas terbatas.
KOMPAS IMAGES/Dhoni Setiawan
Mariani (19), seorang pasien tengah melakukan pencontrengan dengan ditunggui oleh petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS) 06 Cideng di Rumah Sakit Daerah Tarakan, Jakarta Pusat, Rabu (8/7). Sebanyak 58 pasien dan perawat terpaksa melakukan pencontrengan dengan fasilitas terbatas.
KOMPAS IMAGES/Dhoni Setiawan
Seorang pasien rawat inap tengah melakukan pencontrengan dengan ditunggui oleh petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS) 06 Cideng di Rumah Sakit Daerah Tarakan, Jakarta Pusat, Rabu (8/7). Sebanyak 58 pasien dan perawat terpaksa melakukan pencontrengan dengan fasilitas terbatas.
JAKARTA, KOMPAS.com — Berdasarkan hasil akhir penghitungan suara di dua rumah sakit, yaitu Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan RS St. Carolus Jakarta, Rabu (8/7) siang, pasangan capres Susilo Bambang Yudhoyono dan cawapres Boediono unggul dibanding dua pasangan lain, Megawati-Prabowo dan JK-Wiranto.
Di dua TPS di RSCM, pasangan SBY-Boediono menang telak dibanding pasangan lain. Di TPS 17, SBY-Boediono mendapatkan 90 suara, disusul Megawati-Prabowo 8 suara dan JK-Wiranto 7 suara. Sementara golput sebanyak 38 orang.
Di TPS 16 RSCM, pasangan SBY-Boediono mendapatkan 113 suara, disusul JK-Wiranto 14 suara, dan Megawati-Prabowo 6 suara. Sementara golput hampir menyamai suara SBY-Boediono sebanyak 101 orang.
Di TPS 23 RS St Carolus, pasangan SBY-Boediono unggul dengan 119 suara, disusul Megawati-Prabowo 84 suara, dan urutan paling bawah JK-Wiranto dengan 2 suara.
Sedangkan suara golput mengungguli pasangan SBY-Boediono dengan angka 135 suara.