Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 04:11 WIB
Dituding Tekan Ketua KPU, Tim Mega-Prabowo Siap Dikonfrontasi
| Selasa, 7 Juli 2009 | 20:25 WIB
|
Share:

Persdanetwork/Bian Harnansa
Pasangan Capres Megawati Soekarnoputri dan Cawapres Prabowo Subianto (Persdanetwork/Bian Harnansa)

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo menyatakan siap dikonfrontasi dengan pihak Komisi Pemilihan Umum untuk membuktikan tudingan kubu SBY-Boediono bahwa ada tekanan yang dilakukan pihaknya terhadap Ketua KPU. Demikian dikatakan Sekretaris II TKN Mega-Prabowo, Hasto Kristianto, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (7/7) malam.

"Kami minta dibuktikan, jika memang benar ada tekanan. Besok kami akan usulkan untuk diadakan pertemuan tim kami, KPU, dan pihak SBY-Boediono. Kami siap diklarifikasi," kata Hasto.

Pernyataan kubu SBY-Boediono dinilai Hasto hanya mencari-cari alasan karena merasa terganggu dengan upaya penyelesaian kisruh DPT. "Pernyataan Pak Marzuki (Marzuki Ali) hanya mencari-cari saja karena selama ini pihaknya diuntungkan dengan DPT yang bermasalah sehingga mereka tidak mau terlibat dalam penyelesaian masalah DPT," ujarnya.

Hasto menambahkan, temuan data sekitar 4,6 juta pemilih ganda merupakan temuan berbasis data yang bisa dipertanggungjawabkan. Bahkan, timnya bekerja di bawah supervisi KPU. Bentuk komunikasi dengan KPU pun, menurutnya, dilakukan secara wajar.

"Biasa saja kalau tim sukses berkomunikasi dengan KPU. Yang tidak biasa, kalau mendompleng dan mengambil keuntungan dari KPU," kata Hasto.