KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Gus Sholah: Idealnya Presiden dari Luar Jawa
Senin, 6 Juli 2009 | 11:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Siapa pun yang terpilih menjadi presiden Indonesia tidak penting berasal dari suku mana, asalkan dia mampu untuk membawa negara Indonesia kepada kemajuan. Namun, jika berasal dari luar Jawa itu yang ideal.

Demikian diungkap Solahuddin Wahid dalam sebuah diskusi di Jakarta (6/7). Menurut Gus Solah, sapaan akrap tokoh NU ini, sejak awal sejarah Indonesia sudah beragam agama, suku, ras, budaya, dan strata ekonomi. "Bung Karno adalah orang Jawa-Bali, sedangkan Hatta adalah orang Minang," ungkap dia.

Untuk itu, idealnya tanpa eksplisit menyebut pasangan JK-Wiranto, yang memimpin bangsa ini adalah pasangan Jawa dan luar Jawa. "Jika yang menjadi presiden orang luar Jawa maka proses menjadi Indonesia dalam konteks keberagaman suku tuntas. Sudah selesai. Karena sudah ada contoh ada orang luar Jawa jadi presiden," paparnya.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa presiden yang berasal dari luar Jawa merupakan perwujudan Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks pemilihan langsung. "Bahkan entah tahun berapa nanti, Indonesia mungkin saja akan dipimpin oleh orang Tionghoa muslim yang orangtuanya bukan muslim," tuturnya.

Penulis: ONE   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.