JAKARTA, KOMPAS.com - Pasangan calon presiden dan wakil presiden Megawati Soekarnoputri-Prabowo serta Jusuf Kalla-Wiranto mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk merevisi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilihan presiden 2009 dari kekacauan.
Kedua pasangan tersebut memberi waktu 1x24 Jam kepada KPU untuk memperbaiki DPT itu. Pengamat politik, Ray Rangkuti, mengatakan waktu 1x24 jam itu tidak realitis. Sebab, tempo yang pendek itu tidak mungkin dipakai untuk merampungkan DPT yang berjumlah puluhan juta tersebut.
"Tidak mungkin mereka memperbaiki satu hari. Ajaib sekali itu, karena sulit," ujarnya kepada wartawan usai menghadiri silaturahmi kedua pasangan tersebut ke DPP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/7) malam. "Waktu 1x24 jam tidak realistis.