KOMPAS
Rabu, 17 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Mega: Cabut Iklan Ilegal!
Laporan wartawan KOMPAS.com Inggried Dwi Wedhaswary
Sabtu, 4 Juli 2009 | 12:06 WIB

SUKOHARJO, KOMPAS.com — Capres PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, meminta penyelenggara pemilu bersikap netral dan melakukan tindakan atas publikasi iklan Pemilu Satu Putaran. Iklan yang dikeluarkan oleh Direktur Lingkaran Survei Indonesia Denny JA itu tak disangkal sebagai iklan ilegal oleh capres Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. Kubu SBY-Boediono selama ini gencar mewacanakan pemilu satu putaran.

"Iklan satu putaran dipilih oleh 70 persen rakyat. Padahal, iklan itu diakui ilegal tapi tidak juga diambil. Apa artinya? Kalau memang mereka yang melakukan kerja untuk pemilu netral, cabut itu iklan!" kata Mega dengan suara lantang di hadapan ribuan pendukungnya, saat kampanye di Alun-alun Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (4/7).

Iklan tersebut dinilai Mega sudah menggiring publik. "Padahal mbok ben wae rakyat sing milih yo (biarkan saja rakyat yang memilih). Dipikirnya rakyat bodoh, bisa direkayasa, diintimidasi, ditakuti," ujar Mega yang pada kampanye tidak didampingi cawapres Prabowo Subianto.

 

 

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.