KOMPAS
Senin, 22 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Memang Ada Capres yang Suka ke Kuburan
Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik
Sabtu, 4 Juli 2009 | 09:19 WIB
LIN
Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia Ali Mochtar Ngabalin.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pernyataan calon presiden SBY mengenai kewaspadaan dirinya terhadap maraknya sihir menjelang pemilu presiden disayangkan oleh Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Ali Mochtar Ngabalin.

Menurut Ngabalin, justru pernyataan tersebut menjadi justifikasi terhadap penggunaan sihir dalam momen-momen pemilu. Padahal, momen pemilu adalah momen nasional dan sihir jelas-jelas dilarang dalam agama Islam. "Saya menyesalkan karena pernyataan ini keluar dari mulut pimpinan bangsa," ujar Ngabalin di sela-sela rangkaian kampanye Jusuf Kalla di Jawa Timur, Sabtu (4/7).

Menurut Ngabalin, Islam mengatur bahwa orang yang menyimpan jimat berarti mengkhianati Allah dan itu dilarang, apalagi menggunakan ilmu sihir untuk mengantarkan diri menjadi pemimpin bangsa.

Ngabalin bahkan menuding SBY yang sering mengunjungi kompleks-kompleks pemakaman untuk memperoleh kekuatan tertentu. "Masyarakat tahu siapa yang suka mendatangi kuburan. Saya tahu siapa yang suka begitu. Oh, memang ada capres yang suka ke kuburan," tandas Ngabalin.

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.