KOMPAS
Senin, 22 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Tiba di Jatim, JK Disambut Wagub
Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik
Sabtu, 4 Juli 2009 | 08:30 WIB
LIN
Helikopter sewaan yang membawa calon presiden Jusuf Kalla dan rombongannya untuk berkeliling kampanye di Provinsi Jawa Timur, Sabtu (4/7).
TERKAIT:

SURABAYA, KOMPAS.com — Hari terakhir kampanye calon presiden Jusuf Kalla akan dihabiskan di Provinsi Jawa Timur. Ketika tiba di Bandara Juanda sekitar pukul 08.10, JK yang didampingi istrinya, Mufidah Kalla, dan rombongan tim sukses disambut Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf dan sejumlah petinggi daerah Jatim. Tak tampak Gubernur Jatim Soekarwo.

Seusai diterima, JK dan rombongannya segera naik ke helikopter untuk melanjutkan perjalanan ke Pamekasan sebagai daerah pertama yang akan dikunjunginya di Jatim. Di Pamekasan, JK sedianya akan menghadiri kampanye di Stadion Pamekasan Madura. Setelah itu, masih dengan helikopter, JK akan melanjutkan perjalanan ke Bondowoso.

Di Bondowoso, JK akan bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat dan ulama. Begitu pula dengan perjalanan ke Probolinggo. Menjelang siang, JK dan rombongan akan lepas landas dengan helikopter ke Probolinggo untuk berkunjung ke Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong.

Selain santap siang bersama dengan penghuni pesantren, JK dan rombongan juga akan ziarah ke makam KH Zainul Hasan dan bersilaturahim dengan tokoh ulama. Usai dari Probolinggo, Malang adalah daerah tujuan JK berikutnya. Kampanye dipusatkan di Lapangan Tumapel Singosari Malang. Selain itu, di Malang, JK akan berkunjung ke kediaman pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlahiyyah. Agenda terakhir JK di Surabaya diisi dengan pertemuan dengan seribu pengusaha di Empire Palace.

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.