Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 03:47 WIB
Wiranto: Pemimpin Berani, Rasa Tidak Enak Harus Disingkirkan
Wahyu Satriani Ari Wulan | Kamis, 2 Juli 2009 | 23:09 WIB
|
Share:

KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO
Wiranto

JAKARTA, KOMPAS.com — Sikap Jusuf Kalla yang memulai perdebatan dengan terus melontarkan kritik terbuka khususnya terhadap Susilo Bambang Yudhoyono dinilai sebagai tindakan berani oleh pasangannya Wiranto.

"Bagus. Ya kan anda lihat sendiri. Cukup cerdas menjawab pertanyaan. Dan kemampuan untuk mendebat," kata Wiranto, seusai debat capres, di Balai Sarbini, Jakarta, Kamis (2/7). Wiranto menilai JK mempunyai keberanian untuk memulai perdebatan dibandingkan lawan-lawan politiknya.

Menurutnya, sikap berani inilah yang harus dimiliki oleh pemimpin. "Pemimpin harus berani. Hal-hal yang menyangkut rasa tidak enak itu harus disingkirkan," ujarnya.

Pendapat tersebut berbeda dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring yang ada di kubu SBY. Sebelumnya, Tifatul menilai JK lincah tetapi tidak gemilang karena terlalu ambisius dan melakukan sanggahan terbuka yang belum biasa dilakukan di Indonesia.