Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 03:58 WIB
Mengapa Kader Muda Partai Pro-SBY Melirik JK-Wiranto?
Caroline Damanik | Kamis, 2 Juli 2009 | 10:53 WIB
|
Share:

LIN
Calon presiden Jusuf Kalla dan istrinya, Mufidah Kalla tiba di GOR Senam Radin Inten, Kamis (2/7) untuk mengikuti kampanye akbar.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah kader muda partai-partai pendukung pasangan SBY-Boediono main mata melirik pasangan JK-Wiranto. Mereka hengkang dari garis komando partai dengan sejumlah alasan.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kampanye terbuka pasangan JK-Wiranto di Gedung Olahraga Raden Inten, Jakarta Timur, Kamis (2/7), hadir sejumlah kader partai dari partai-partai pendukung duet SBY-Boediono. Mereka antara lain berasal dari Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia, Partai Bintang Reformasi, dan Partai Sarikat Indonesia.

Ada tujuh alasan dukungan para kader muda partai yang secara resmi mendukung SBY-Boediono melirik pasangan JK-Wiranto. Tujuh alasan itu tertuang dalam Deklarasi Dukungan Politik terhadap pasangan JK-Wiranto di GOR Raden Inten, Jakarta Timur, Kamis.

Deklarasi ini dibacakan oleh Presidium Aliansi Muda Amanat Nasional (AMAN) Agus Trianto ketika JK tiba. Alasan pertama adalah semangat nasionalisme pasangan ini. Alasan kedua adalah karakter keduanya yang dipandang lebih terbuka dan jujur.

"JK-Wiranto kami pandang lebih otentik, orisinil, sederhana, terbuka, jujur, tegas, dan mampu bersikap realistis sehingga mudah dipahami dan dicintai oleh kaum muda sebagai penerus bangsa," tutur Agus ketika membacakan deklarasi.

Alasan ketiga, JK-Wiranto dipandang sebagai pribadi yang bersahaja dan mampu membina keluarga dengan menerapkan nilai beragama pada lingkungan keluarganya. JK-Wiranto juga dinilai mampu mewujudkan stabilitas ekonomi dan sosial serta toleransi dan kebersamaan agama.

Dari segi prestasi, JK-Wiranto dinilai sangat berperan sebagai penggagas perdamaian di Maluku, Poso, dan Nanggroe Aceh Darussalam serta berhasil mendorong swasembada beras di tengah krisis.

Selain kader muda partai, dukungan juga diberikan oleh ormas FKPPI dan Jakmania Jakarta Timur.