Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 03:58 WIB
Pansus DPT Belum Temukan Kesengajaan Kacaukan DPT
Nina Susilo | Rabu, 1 Juli 2009 | 22:45 WIB
|
Share:

SURABAYA, KOMPAS.com — Panitia Khusus DPR RI yang menelusuri kekacauan DPT pada Pemilu Legislatif 2009 belum menemukan unsur kesengajaan. Dari hasil penelusuran sementara, Ketua Pansus DPT Gayus Lumbuun mengatakan baru menemukan bahwa kekacauan data pemilih akibat peralihan sistem perangkat lunak (software) yang digunakan.

Data dari Dinas Kependudukan yang diberikan kepada Dirjen Kependudukan Departemen Dalam Negeri menggunakan software Excel. Setelah Dirjen Kependudukan menyerahkan data kepada KPU dan dilanjutkan ke rekanan pencetak DPT, data diubah dengan sistem Acces. Proses ini membuat data pemilih kacau-balau.

Kendati demikian, Gayus mengatakan masih akan menyandingkan semua informasi dan temuan dengan sistem yang membuat banyaknya data ganda dan penghilangan hak pilih warga. Selain itu, dia mengatakan belum bisa menyimpulkan kemungkinan adanya kesengajaan dalam kekacauan data pemilih ini.

Pansus DPR menemui sejumlah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Surabaya serta KPU Jatim, Dinas Kependudukan Jatim, dan Panwaslu Jatim, Rabu (1/7). Sehari sebelumnya, tim Pansus yang terdiri atas Gayus Lumbuun (F-PDIP), Indrawati Tarmuji (FPG), dan Agus Purnomo (FPKS) mengunjungi Ponorogo, Madiun, Bangkalan, dan Sampang.

Tim Pansus, tambah Gayus, akan meneruskan penelusuran dan menargetkan perbaikan sistem kependudukan di masa depan. Karenanya, penelusuran dilakukan beberapa tim pansus ke beberapa daerah, seperti Papua, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan.