JAKARTA, KOMPAS.com — Koordinator Tim Sukses Nasional SBY-Boediono Wilayah Sumatera Bagian Utara, Abdul Wahab Dalimunte, mengaku sempat dihubungi langsung oleh tersangka pelaku penyebar selebaran Istri Boediono Katolik, Adi Zein Ginting. Selebaran tersebut beredar di arena kampanye capres Jusuf Kalla di Medan.
"Dia (Adi Zein) menelepon saya langsung. Dia minta agar jangan sampai diadukan ke polisi, jangan sampai ditangkap sebagai penyebar ini," kata Abdul Wahab, di sela-sela jumpa pers, di Bravo Media Center (BMC) SBY-Boediono, Jakarta, Selasa (30/6).
Menerima telepon dari Adi Zein, Abdul Wahab mengaku justru sempat mengancam akan melaporkan Adi Zein kepada pihak berwajib. Namun, Adi Zein kembali mengiba agar jangan dibawa ke polisi.
"Dia (Adi Zein) bilang ke saya, 'Tidak Pak, saya ditekan-tekan.' Ketika ditanya siapa yang menekan, Zein bilang, 'Janganlah Pak, nanti aku mati Pak',"kisah Abdul Wahab.
Dalam hubungan melalui telepon yang berlangsung singkat itu, menurut Abdul, Adi Zein tidak menyampaikan permintaan maaf
"Justru tadi di TV One sudah menyatakannya bahwa dia (Adi Zein) minta maaf ke saya. Bahwa saya tidak mendorong dia untuk meyebarkan dan dia mengakui bahwa Syukri itu yang memberikan uang untuk memfotokopi," paparnya. Abdul Wahab juga berharap agar masalah ini dapat segera diselesaikan secara cepat dan tidak berlarut-larut.

