Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 04:45 WIB
Anas: Spanduk Sosialisasi Pilpres Jangan Dipolitisir
Wahyu Satriani Ari Wulan | Sabtu, 27 Juni 2009 | 19:44 WIB
|
Share:

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Anas Urbaningrum (kanan).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com-Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono menegaskan agar spanduk sosialisasi pemilu presiden dengan tanda contreng nomor 2 tidak dipolitisir.

Demikian disampaikan Anggota Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono Anas Urbaningrum melalui pesan singkatnya, Sabtu ( 27/6 ).

Spanduk ini berisi petunjuk pencontrengan pilpres 2009 dan beredar dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat ke KPU-KPU daerah. Menurut Anas, spanduk tersebut jelas-jelas tidak menguntungkan kubu SBY-Boediono karena tidak tertera nomor urut 2. "Spanduk itu tidak ada nomor urutnya. Jangan ditafsirkan yang tidak-tidak dan dipolitisir," kata Anas.

 

Ia melanjutkan KPU perlu segera mengganti spanduk tersebut dengan yang baru agar tidak menimbulkan prasangka. "Misalnya hanya gambar 1 pasang calon dan tanpa nomor urut. Atau tidak usah ada tanda gambarnya. Cukup dijelaskan cara memilih dan lokasi memberi tanda pilih yang benar," tuturnya.