Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 04:44 WIB
Kritikan JK Dinilai Elegan dan Mengena
Inggried Dwi Wedhaswary | Kamis, 25 Juni 2009 | 21:01 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Jalannya debat capres putaran kedua yang berlangsung di studio MetroTV, Jakarta, Kamis (25/6) malam ini, terasa lebih hidup dibandingkan debat pertama pekan lalu.

Antarcapres, terutama Jusuf Kalla dan Susilo Bambang Yudhoyono, sudah mulai berani saling "menyerang" secara terbuka. Sindiran dan serangan dimulai oleh JK terhadap SBY. Kritikan JK dinilai dilayangkan secara elegan dan cukup mengena.

"Sejauh ini pertarungan sengit terjadi antara SBY dan JK. JK sejak awal menyindir SBY, tapi kritikan JK sangat elegan dan mengena," kata pengamat politik Burhanuddin Muhtadi, di sela-sela berlangsungnya debat capres, kepada Kompas.com.

Penampilan ketiga kandidat, dalam analisisnya, mulai menunjukkan perbedaan satu sama lain. Meskipun, capres PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, masih menguraikan hal-hal yang bersifat normatif dan flashback ke masa lampau. "SBY sistematis dan artikulatif serta meladeni serangan JK. JK tak kalah argumentatif, eksploratif serta mampu menekankan diferensiasi dengan SBY," ujar Burhanuddin.