JAKARTA, KOMPAS.com — Juru Bicara Tim Kampanye SBY-Boediono, Rizal Mallarangeng, menganggap penurunan elektabilitas kandidat pada suatu pemilihan merupakan hal yang wajar. Demikian juga penurunan elektabilitas SBY-Boediono, seperti dilansir survei Lembaga Survei Indonesia (LSI). Elektabilitas SBY-Boediono 67 persen atau turun 3 persen dari survei sebelumnya di angka 70 persen.
"Naik turun itu sehat, bagian dari dinamika sebuah demokrasi yang baik dan sehat. Kita hargai sebagai upaya dari tim lain untuk bekerja keras," kata pria yang akrab disapa Celli ini, di sela-sela rilis survei LSI, Rabu (24/6) di Jakarta.
Elektabilitas 67 persen, menurutnya, masih cukup tinggi. Timnya sendiri akan melakukan evaluasi untuk mengukur kelebihan dan kekurangan kerja tim. "Ini buat cermin dan bukan hasil akhir dari pemilu," kata saudara kandung Andi Mallarangeng ini.
