Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 04:41 WIB
Isu Agama Berembus di Kampanye JK
Wisnu Nugroho A | Rabu, 24 Juni 2009 | 12:08 WIB
|
Share:

MEDAN, KOMPAS.com — Sementara calon presiden Jusuf Kalla berkampanye dan membuka dialog dengan peserta kampanye di Asrama Haji, Medan, Sumatera Utara, Rabu (24/6), diedarkan selebaran fotokopi terbitan yang mengutip wawancara dengan Habib Husein Al-Habsy.

Selebaran berjudul, "Apa PKS Tidak Tahu Isteri Boediono Katolik" itu dibagikan dari baris belakang kepada peserta kampanye. "Habis, mau fotokopi lagi. Tadi cuma fotokopi 700 lembar saja," ujar pembagi selebaran dengan pin JK-Wiranto di dadanya.

Isu agama bukan baru pertama kali dipakai dalam kampanye JK-Wiranto. Saat ke Pondok Pesantren Miftahul Huda, Purwakarta, tema agama diangkat pemimpin pondok pesantren sebagai alasan dukungan kepada Kalla.

Saat berpidato di depan podium, Kalla berujar tentang tidak adanya lagi diskriminasi untuk warga negara menjadi pemimpin. "Pemimpin harus dipilih karena kemampuannya bukan karena yang lain," ujar Kalla.