Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 04:40 WIB
JK Janji Jamin Kebebasan Pers
Wahyu Satriani Ari Wulan | Selasa, 23 Juni 2009 | 00:58 WIB
|
Share:

KOMPAS/AGUS SUSANTO
Jusuf Kalla

JAKARTA, KOMPAS.com-- Capres Jusuf Kalla berjanji akan menjamin adanya kebebasan pers bila terpilih menjadi Presiden 2009-2014 nanti. Janji tersebut disampaikan JK di sela dialog capres, Senin ( 22/6 ).

 

"Kami kalau memegang amanah ini akan membawa kebebasan pers ini. Tanpa media, siapa yang bisa balancing pemerintahan," kata JK, di sela dialogh capres, di Gedung TVRI, Jakarta, Senin ( 22/6 ).

 

JK menjelaskan pascareformasi ada tiga hal pokok yang melengkapi tatanan pemerintahan Indonesia. Yakni, dari otoriter menjadi demokratis, dari sentral menjadi otonomi, dan adanya kebebasan pers. Karena itu, kebebasan pers dianggap sebagai salah satu bagian yang tidak bisa dipisahkan dari tatanan pemerintahan sejak masa reformasi 10 tahun yang lalu.

 

"Kebebasan pers ini menjadi suatu hal yang mendasar. Tidak dapat ditarik dari tatanan pemerintahan," ujarnya.

 

Lebih jauh JK bahkan berani menjamin bahwa tidak akan ada lagi wartawan yang dikriminalkan bila dirinya terpilih menjadi Presiden nanti. Asalkan, lanjutnya, kebebasan pers tetap memegang teguh kode etik dan profesionalisme jurnalistik.

 

"Saya tidak bisa menjamin wartawan tidak akan dikriminalkan nanti. Kalau wartawannya membunuh bagaimana? Tetapi saya jamin tidak ada yang dikriminalkan asalkan wartawan menulis sesuai etika dan profesionalismenya," paparnya.