Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 04:39 WIB
Pilpres Satu Putaran? Itu Menunjukan Sikap Takut Kalah
| Minggu, 21 Juni 2009 | 17:03 WIB
|
Share:

KOMPAS.COM/DHONI SETIAWAN
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Jusuf Kalla dijadwalkan menghadiri Silatnas Golkar hari ini di Hotel Borobudur.

TERKAIT:

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Agus Subagyo mengemukakan, gencarnya tim kampanye salah satu capres mewacanakan Pemilu Presiden/Wakil Presiden (Pilpres) 2009 cukup satu putaran menunjukkan adanya kekhawatiran dan tidak siap kalah.

"Wacana yang digulirkan salah satu tim kampanye capres, yakni pilres cukup satu putaran saja merupakan bentuk teror politik, namun hal ini justru menunjukkan sikap yang seolah-seolah tidak siap kalah," kata Agus Subagyo, di Bantul, Minggu (21/6).

Menurut dia, semestinya tim kampanye maupun capres-cawapres lebih mengedepankan pendidikan demokrasi yang baik kepada masyarakat.

"Masyarakat jangan diberi pendidikan dengan strategi politik yang tidak mendidik. Jangan sampai terjebak pada hasil polling yang dapat direkayasa untuk memenangkan salah satu pasangan capres-cawapres tertentu," katanya.

Ia mengatakan, wacana pilpres satu putaran juga sarat dengan nuansa politik untuk menggiring masyarakat menentukan pasangan capres-cawapres tertentu sehingga pemilu presiden hanya berlansung satu putaran.

"Kalau mau jujur digulirkannya wacana ini sebenarnya merupakan bentuk ketakutan juga karena pasangan capres-cawapres yang lainnya mengalami peningkatan pemilih dalam berbagai survei. Sedangkan salah satu capres-cawapres mengalami penurunan pemilih yang signifikan," katanya.

Sumber :
Ant