Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 04:39 WIB
Banyak Dikritik, KPU Siap Ubah Format Debat
| Jumat, 19 Juni 2009 | 11:07 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) siap mengubah format debat calon presiden (capres) apabila mendapat persetujuan dari tim kampanye masing-masing capres, termasuk moderatornya.

"Untuk mengubah format debat itu, sesuai ketentuan Undang-Undang Pemilu, KPU harus dengan persetujuan tim kampanye masing-masing calon, termasuk moderatornya," kata anggota KPU Endang Sulastri di Jakarta, Jumat (19/6).

Upaya perubahan format itu, karena banyaknya kritikan dari pengamat dan masyarakat jika debat capres yang pertama kali digelar Kamis (18/6) terkesan bukan debat. Alasannya, ketiga capres masing-masing Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan HM Jusuf Kalla (JK) tidak ada perbedaan pendapat yang berarti dan lebih cenderung "satu suara".

Berkaitan dengan hal tersebut, Endang mengatakan, pihak KPU menjadwalkan akan mengevaluasi hasil debat capres tahap pertama. "Selain itu akan dibicarakan pilihan tema untuk debat kedua yang akan digelar tanggal 23 Juni 2009," katanya.

Sementara menanggapi debat capres antara tiga capres, ia mengatakan pada prinsipnya sama, hanya skala prioritasnya saja berbeda. Menurut dia, wajar jika debat pertama itu masih ada kekurangan, namun patut diakui jika debat tersebut sudah cukup baik, karena ketiga capres tidak emosional dan masih bisa saling menghargai. "Kalau mengenai pandangan atau pendapatnya sama, itu karena kebetulan jawaban dari pertanyaan yang dilontarkan moderator juga sama," katanya.

Sumber :
Antara