Selasa, 14 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 14 Februari 2012 | 19:36 WIB
Jika Terpilih, Megawati-Prabowo Tak Akan Ambil Gaji dan Tunjangan
Rosdianah Dewi | Kamis, 18 Juni 2009 | 14:51 WIB
|
Share:

Inggried Dwi W
Prabowo Subianto

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon wakil presiden yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Gerindra, Prabowo Subianto, berjanji bahwa dirinya dan Megawati Soekarnoputri tidak akan memanfaatkan gaji dan tunjangan mereka sampai kedelapan program rakyat terpenuhi. Hal itu jika mereka terpilih menjadi presiden dan wakil presiden.

"Saya tegaskan jika kami berdua terpilih, kami tidak akan menggunakan gaji dan tunjangan yang kami dapat selama sasaran program kami belum tercapai," ujar Prabowo di Jakarta, Kamis (18/6).

Hal tersebut, lanjut dia, dilakukan dalam rangka tindak lanjut program dan komitmen ekonomi kerakyatan. "Ini juga untuk menunjukkan ketegasan dan tekad, serius membenahi perekonomian Indonesia," urai Prabowo.

Prabowo mengaku hal tersebut telah disetujui oleh Megawati. "Hal itu telah dikomunikasikan dengan Bu Mega, ia setuju kalau gaji dan tunjangan tersebut disalurkan kepada pihak yang lebih membutuhkan, seperti kaum duafa atau korban-korban bencana alam," tuturnya.

Advertorial
»