KOMPAS
Senin, 22 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
SBY Tolak Kapitalisme "Rambut Hitam"
Laporan wartawan KOMPAS Wisnu Nugroho A
Minggu, 14 Juni 2009 | 14:15 WIB
KOMPAS/A WISNU NUGROHO

KUPANG, KOMPAS.com — Calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, pemerintahan yang baik, bersih, dan bertanggung jawab yang akan dibangun bersama Boediono menolak dominasi asing dan dalam perekonomian Indonesia. SBY-Boediono juga menolak dominasi perusahaan dalam negeri yang tidak memberi keadilan bagi semua.

"Tidak boleh ada dominasi asing dalam ekonomi Indonesia. Jangan pula ada dominasi di negeri yang tidak memberi keadilan bagi semua. Kita tidak suka kapitalisme global, tetapi juga tidak mengharapkan kapitalisme rambut hitam yang mendominasi ekonomi dalam negeri," ujar SBY dalam kampanye di GOR Flobamora, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu (14/6).

Soal kerja sama dengan pihak asing, menurut SBY, tidak ditabukan karena ekonomi Indonesia sudah terintegrasi dengan ekonomi global sejak era Presiden Soekarno. "Kerja sama internasional tidak ditabukan asalkan membawa kebaikan, manfaat, dan tidak mengganggu kedaulatan," ujar SBY.

Soal kemandirian bangsa, SBY menilai keliru pihak yang mengatakan hal itu harus dengan melupakan dunia. "Tidak begitu. Sudah sejak Soekarno, Indonesia sudah menjalankan persahabatan dengan negara lain," ujarnya.

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.