
KUPANG, KOMPAS.com — Calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, pemerintahan yang baik, bersih, dan bertanggung jawab yang akan dibangun bersama Boediono menolak dominasi asing dan dalam perekonomian Indonesia. SBY-Boediono juga menolak dominasi perusahaan dalam negeri yang tidak memberi keadilan bagi semua.
"Tidak boleh ada dominasi asing dalam ekonomi Indonesia. Jangan pula ada dominasi di negeri yang tidak memberi keadilan bagi semua. Kita tidak suka kapitalisme global, tetapi juga tidak mengharapkan kapitalisme rambut hitam yang mendominasi ekonomi dalam negeri," ujar SBY dalam kampanye di GOR Flobamora, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu (14/6).
Soal kerja sama dengan pihak asing, menurut SBY, tidak ditabukan karena ekonomi Indonesia sudah terintegrasi dengan ekonomi global sejak era Presiden Soekarno. "Kerja sama internasional tidak ditabukan asalkan membawa kebaikan, manfaat, dan tidak mengganggu kedaulatan," ujar SBY.
Soal kemandirian bangsa, SBY menilai keliru pihak yang mengatakan hal itu harus dengan melupakan dunia. "Tidak begitu. Sudah sejak Soekarno, Indonesia sudah menjalankan persahabatan dengan negara lain," ujarnya.