Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 41
Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 41
Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 41
Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 41
Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 41
Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 41

MALANG, KOMPAS.com — Dukungan terhadap Megawati dari kalangan ulama se-Malang Raya bukan hanya doa, tetapi juga dukungan moril bahwa seorang perempuan juga boleh menjadi presiden. Hal tersebut dikatakan KH Muhammad Ridwan, salah satu ulama yang hadir dalam kampanye akbar Silaturahmi dan Doa Bersama Ulama dan Santri se-Jawa Timur, di Stadion Kahuripan, Turen, Kabupaten Malang, Minggu (14/6).
"Atas nama ulama, khususnya se-Malang Raya, untuk menjadi presiden, tidaklah harus seorang laki-laki. Kalau Allah meridai, seorang putri juga bisa menjadi pemimpin. Semoga, pemilu presiden nanti dapat terpilih pemimpin yang bisa mengayomi seluru rakyat Indonesia," ujar KH Muhammad Ridwan.
Dalam sambutannya, Megawati yang tampil dengan berkerudung warna putih memang meminta restu atas niatnya menjadi calon presiden. Ia menyambut baik komentar ulama yang mendukung pencalonan perempuan sebagai presiden.
"Seperti yang dikatakan oleh KH Ridwan, saya adalah satu-satunya calon presiden. Seorang perempuan juga bisa menjadi presiden. Tidak benar perempuan tabu menjadi presiden," ujar Mega dalam orasi politiknya itu.
Ia mengatakan, kunjungan ke Jawa Timur mengingatkan dirinya kepada seorang perempuan dari Nahdlatul Ulama (NU) yang ingin menjadi gubernur, Khofifah Indar Parawansa. Ia mengatakan, Khofifah harus berjuang untuk melawan kecurangan meski akhirnya tetap gagal menjadi Gubernur Jawa Timur.
"Saya ingin ingatkan kepada ibu-ibu betapa sulitnya menjadi pemimpin di Jawa Timur ini," kata Megawati. Ia menekankan para ibu-ibu dan kaum perempuan mendukungnya.