Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 04:28 WIB
SBY-Boediono Diminta Berhati-hati Pilih Lembaga Survei
Inggried Dwi Wedhaswary | Selasa, 2 Juni 2009 | 14:00 WIB
|
Share:

DHONI SETIAWAN
Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) dan Boediono (kanan) mendeklarasikan sebagai pasangan capres dan cawapres 2009-2014 di Sasana Budaya Ganesha, Bandung, Jawa Barat, Jumat (15/5) malam.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim kampanye SBY-Boediono dinilai yang paling komplet mengemas kampanye modern. Dengan didukung konsultan profesional, Fox Indonesia, tim dari capres incumbent ini dianggap punya segala-segalanya. Namun, tim ini diingatkan agar teliti memilih lembaga survei yang akan menguji elektabilitas pasangan yang diusungnya.

"Anda jangan menggunakan lembaga survei yang keliru sekali hasilnya, apalagi kalau jaraknya jauh sekali," kata Effendi kepada tim sukses SBY-Boediono pada debat publik di Jakarta, Selasa (2/6).

Sebelumnya, konsultan politik SBY-Boediono, Choel Mallarangeng, mengutarakan, pihaknya akan segera melansir elektabilitas SBY-Boediono yang diklaim mencapai 67 persen. Survei dilakukan oleh dua lembaga survei. "Tapi salah satu lembaga survei terbukti hasilnya sangat tidak akurat. Selain akan merugikan, juga memberikan informasi yang tidak benar kepada masyarakat," ujar Effendi.

Choel sendiri mengakui, selain bermain iklan, pihaknya juga memantau tingkat keterpilihan pasangan SBY-Boediono melalui survei yang dilakukan secara berkala.